Empat Tips agar Motor Tak Cepat Panas

Empat Tips agar Motor Tak Cepat Panas

Motor panas atau yang dikenal sebagai overheat adalah kondisi saat mesin motor bekerja ekstra sehingga suhu motor menjadi panas dan tenaga yang dihasilkan kurang. Biasanya terjadi karena pendinginan mesin yang terganggu maupun kondisi oli yang sudah kurang baik. Berikut ini empat Tips agar motor tak cepat panas yang bisa diterapkan pada motor Anda.

  • Mengganti Oli dengan rutin

Tips agar motor tak cepat panas yang pertama yaitu rutin melakukan cek dan penggantian oli. Oli berfungsi sebagai pelumas mesin sehingga mesin dapat berfungsi dengan lancar dengan gesekan yang minim. Selain itu, oli juga berfungsi untuk pengatur suhu dan mendinginkan mesin.

  • Memeriksa Piston

Bila posisi piston cenderung lebih rapat di silinder, maka oli akan terhambat sehingga pelumasan tidak berlangsung secara merata. Dengan begitu maka kemungkinan mesin akan lebih cepat panas. Kalau sudah begitu segera dibawa ke bengkel supaya letak piston dapat sesuai dengan fungsinya.

  • Memeriksa Kipas Radiator dan Cairan Pendingin

Kedua hal ini adalah media pendingin pada mesin motor. Bila motor Anda memiliki radiator, cek kipas radiator apakah berputar dengan baik. Baik juga untuk memasang kipas radiator pada motor yang belum menggunakannya sehingga pendinginan mesin motor akan lebih optimal. Untuk cairan pendingin (water coolant) sebaiknya dicek dengan teratur. Apabila motor digunakan berkendara jauh atau berlebih maka cairan pendingin perlu diganti lebih sering sesuai kebutuhan.  

  • Menyetel Kelep

Kelep atau katup bekerja sebagai pembuka dan penutup saluran gas buang. Bila Klep terlalu renggang, maka mesin motor akan cenderung cepat panas serta performanya rendah. Bila motor digunakan untuk jarak jauh, kelep juga lebih cenderung cepat aus. Disarankan mengecek dan menyetel kelep dengan rutin.

Demikian empat tips agar motor tak cepat panas sebagai solusi apabila motor sudah mulai menunjukkan overheating. Cara diatas juga baik untuk merawat mesin motor.  Bila tidak dapat melakukan perawatan sendiri, maka disarankan untuk melakukan service di bengkel secara rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *